Info Beregam – Banda Aceh – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet anggar Sumatera Selatan (Sumsel) di kancah nasional. Pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar yang berlangsung di GOR Harapan Bangsa, Banda Aceh, 28 September – 2 Oktober 2025, kontingen Sumsel sukses membawa pulang dua medali perunggu.
Medali tersebut dipersembahkan oleh dua srikandi muda anggar Sumsel, yakni Clara Nur Sabila pada nomor Foil Putri Kadet dan Sofia Salsabila Nayla Putri pada nomor Sabre Putri Yunior.
Perjalanan Clara Nur Sabila
Clara menjadi atlet pertama yang mengamankan medali untuk Sumsel. Ia tampil gemilang di babak delapan besar dengan menumbangkan unggulan Jawa Tengah, Puspita Amira Zahra, lewat skor 15-11.
Namun, langkahnya menuju final harus terhenti ketika berhadapan dengan Maira Faizah di babak semifinal. Clara kalah 6-15, tetapi torehan perunggu tetap menjadi kebanggaan tersendiri.
“Alhamdulillah di Kejurnas saya yang pertama ini bisa memberikan medali untuk Sumsel. Ini akan jadi pemacu semangat saya agar bisa lebih baik di Kejurnas tahun depan,” ucap Clara penuh harap.
Perjuangan Sofia Salsabila Nayla Putri
Medali perunggu lainnya oleh Sofia Salsabila Nayla Putri, atau akrab disapa Salsa. Sama seperti Clara, Salsa juga melaju hingga semifinal.
Sebelumnya, ia menang mudah atas peanggar Kalimantan Barat, Queenshya Theda Dilans, dengan skor 15-8 di babak delapan besar. Namun di semifinal, perjuangannya harus terhenti setelah kalah tipis 13-15 dari andalan Jawa Timur, Almira Aulia Rahmadina.
“Untuk saat ini, ini yang terbaik yang bisa saya berikan untuk Sumsel. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi bisa bawa pulang medali emas,” kata Salsa optimis.
Apresiasi dari Ketua IKASI Sumsel
Ketua Umum IKASI Sumsel, Lukman Ahmady, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian para atlet. Ia menilai, hasil ini adalah bukti kerja keras dan semangat juang tinggi para peanggar muda Sumsel.
“Sebagian besar yang kami kirimkan adalah atlet usia muda yang baru menimba pengalaman di ajang kompetisi tingkat nasional. Hasil ini patut diapresiasi karena merupakan hasil kerja keras mereka dalam berlatih,” ungkap Lukman.
Lukman juga memberikan apresiasi khusus kepada para orang tua atlet yang rela memberikan dukungan penuh, termasuk dengan biaya pribadi. Bahkan, para atlet bersama tim rela menempuh perjalanan darat selama tiga hari demi bisa berpartisipasi di Banda Aceh.
“Semangat yang mereka tunjukkan ini adalah modal yang kuat. Saya yakin ke depan anggar Sumsel akan kembali bangkit mengulang kejayaan menjadi yang disegani di tingkat nasional,” ujarnya penuh optimisme.
Setelah Kejurnas ini, Lukman menyebut masih ada sejumlah agenda kompetisi baik di tingkat daerah maupun nasional yang akan mereka ikuti hingga akhir tahun 2025. Menurutnya, kesinambungan kompetisi menjadi kunci penting dalam mengasah kemampuan dan mental bertanding para atlet.
“Mudah-mudahan tahun depan kami bisa meraih hasil yang lebih baik lagi. Mohon doa dari seluruh masyarakat Sumsel,” tutup Lukman.
Prestasi Awal yang Menjanjikan
Dua medali perunggu di Kejurnas 2025 menjadi bukti bahwa anggar Sumsel masih memiliki potensi besar untuk kembali bersinar di pentas nasional. Dengan semangat juang atlet muda, dukungan keluarga, dan pembinaan berkelanjutan, prestasi yang lebih tinggi pastinya akan segera menyusul.
















