Info Beregam – LUBUK LINGGAU – Pemerintah Kota Lubuk Linggau kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat) Paskibraka 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, yang akan diperingati secara nasional pada 17 Agustus mendatang.
Sebanyak 76 Pelajar Terpilih Jalani Karantina Intensif
Sebanyak 76 pelajar pilihan dari SMA, SMK, dan MA di seluruh penjuru kota mulai menjalani pelatihan intensif sejak Senin, 4 Agustus 2025 di Hotel Dewinda Lubuklinggau. Pelajar tersebut terdiri dari 45 siswa putra dan 30 siswa putri, yang telah melalui proses seleksi ketat untuk menjadi bagian dari tim pengibar bendera pusaka tingkat kota.
Kegiatan ini diawali dengan masa pra-karantina sejak 28 Juli hingga 3 Agustus 2025, sebagai tahap persiapan fisik dan mental. Masa karantina resmi berlangsung selama dua pekan, hingga 18 Agustus 2025 mendatang.
Paskibraka Adalah Simbol Kebanggaan Bangsa
Upacara pembukaan diklat dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H. Rustam Effendi, yang turut memberikan semangat dan motivasi bagi para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar tugas upacara, tetapi merupakan kehormatan yang membawa tanggung jawab besar.
“Paskibraka bukan hanya pasukan pengibar bendera. Mereka adalah representasi dari semangat persatuan, kedisiplinan, dan teladan bagi generasi sebaya,” ujar Rustam Effendi dalam pidatonya.
Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, kekompakan, integritas, dan memperluas wawasan kebangsaan di kalangan pelajar. Melalui program Linggau Juara, Pemkot Lubuk Linggau terus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lubuk Linggau, Henny Fitrianty, S.STP, M.AP, mengungkapkan bahwa seluruh peserta telah diserahkan secara resmi dari orang tua ke pihak pelatih melalui serah terima simbolis.
“Kami meminta doa dan dukungan dari para orang tua agar anak-anak mereka dapat menjalani masa pelatihan ini dengan lancar dan sehat. Karantina ini bukan hanya pelatihan fisik, tetapi juga pendidikan karakter dan nasionalisme,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa selama diklat, para peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari latihan baris-berbaris, penguatan fisik, hingga materi wawasan kebangsaan yang disampaikan oleh para narasumber berpengalaman.
Kapten Inf Well Edward Roni selaku pelatih Paskibraka tahun ini menegaskan kesiapan tim pelatih dalam mendampingi dan membimbing peserta.
“Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Semoga pelaksanaan pengibaran bendera dalam HUT RI ke-80 nanti dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya optimistis.
Empat Wakil Lubuk Linggau Siap Tampil di Tingkat Provinsi
Tak hanya untuk tingkat kota, tahun ini Lubuk Linggau juga mengirimkan empat pelajar terbaik sebagai wakil ke ajang Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan. Keikutsertaan mereka menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus harapan untuk membawa nama baik kota di kancah yang lebih tinggi.
Diklat Paskibraka bukan hanya latihan untuk upacara semata. Ini adalah bagian penting dalam membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan pada generasi muda. Melalui program ini, Lubuklinggau tak hanya mempersiapkan pengibar bendera terbaik, tetapi juga pemimpin masa depan yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan, tanggung jawab, dan nasionalisme.
Semoga seluruh peserta Paskibraka tahun ini dapat menjalankan tugas mulia ini dengan bangga dan sukses membawa nama baik sekolah, kota, dan bangsa.




















