Infinix Hot 60 Pro+: Smartphone Layar Lengkung Tertipis di Dunia dengan Fitur Lengkap
Info Beregam – Pasar smartphone kelas menengah semakin ramai dengan hadirnya Infinix Hot 60 Pro+. Perangkat ini menjadi sorotan global karena berhasil mencatatkan rekor sebagai ponsel layar lengkung tertipis di dunia. Tidak tanggung-tanggung, Guinness World Records bahkan mengakui ketipisan perangkat ini setelah dilakukan pengukuran resmi. Dengan bodi setipis 5,95 mm dan bobot hanya sekitar 155 gram, Infinix Hot 60 Pro+ menjadi inovasi yang memadukan keindahan desain, kecanggihan teknologi, serta harga yang terjangkau.
Desain Tipis dengan Material Premium
Daya tarik paling mencolok dari Infinix Hot 60 Pro+ tentu saja desainnya. Ponsel ini memiliki bodi super ramping dengan ketebalan hanya 5,95 mm. Angka ini membuatnya menjadi smartphone dengan layar lengkung tertipis yang pernah diproduksi hingga saat ini. Dimensi keseluruhannya adalah 164 mm untuk tinggi dan 75,8 mm untuk lebar, sehingga tetap terasa ergonomis di genggaman.
Meski tipis, Infinix tetap memperhatikan kualitas material. Bingkai internal menggunakan aluminium aerospace-grade yang kuat, sementara bagian belakangnya tersedia dalam dua pilihan: fiberglass dengan finishing glossy atau kulit vegan untuk varian khusus. Dari segi perlindungan, perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi IP65, yang berarti tahan terhadap debu dan percikan air ringan. Hal ini cukup meyakinkan untuk penggunaan sehari-hari.
Layar AMOLED Melengkung dengan Teknologi Mutakhir
Tidak hanya tipis, Infinix Hot 60 Pro+ juga menghadirkan kualitas layar yang memanjakan mata. Ponsel ini mengusung panel AMOLED melengkung 3D berukuran 6,78 inci. Resolusinya setara 1,5K (sekitar 2400 x 1080 piksel), dengan dukungan refresh rate adaptif hingga 144 Hz. Pengalaman scrolling, gaming, dan menonton video terasa lebih halus berkat refresh rate tinggi tersebut.
Ketahanan layar juga tidak main-main. Infinix menggunakan Corning Gorilla Glass 7i untuk melindungi panelnya dari goresan maupun benturan ringan. Untuk penggunaan luar ruangan, layar ini mampu menampilkan kecerahan hingga 4.500 nits, meski dalam pengujian rata-rata kecerahan stabil di sekitar 1.500 nits. Hal ini membuat konten tetap terlihat jelas meski di bawah sinar matahari terik.
Selain itu, layar mendukung gamut warna DCI-P3 hampir penuh sehingga warna yang ditampilkan lebih akurat dan tajam. Sertifikasi SGS Low Blue Light turut hadir, yang berarti layar aman digunakan dalam jangka panjang tanpa cepat membuat mata lelah. Infinix juga menghadirkan fitur Always-On Display, meskipun masih dalam versi awal dengan pilihan kustomisasi terbatas.
Performa Andal dengan Chipset MediaTek Helio G200
Berbicara soal dapur pacu, Infinix Hot 60 Pro+ ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G200. Chipset ini membawa peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya. CPU diklaim meningkat hingga 40 persen lebih cepat, sedangkan GPU mendapat peningkatan performa grafis hingga 75 persen.
Dipadukan dengan RAM 8 GB serta penyimpanan internal hingga 256 GB, ponsel ini mampu menangani multitasking dengan lancar. Sayangnya, Infinix tidak menyediakan slot microSD tambahan, sehingga pengguna perlu puas dengan kapasitas bawaan.
Dalam pengujian benchmark AnTuTu, skor yang diraih mencapai sekitar 660 ribu poin. Angka ini cukup solid untuk ponsel di rentang harga menengah. Untuk penggunaan harian seperti membuka aplikasi, streaming, hingga bermain game populer, performanya sangat bisa diandalkan.
Sistem Operasi dan Fitur AI
Infinix Hot 60 Pro+ menjalankan Android 15 dengan antarmuka khas Infinix, yaitu XOS 15.1.1. Salah satu keunggulan antarmuka ini adalah hadirnya berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Beberapa di antaranya adalah AI Vogue Portraits untuk hasil foto lebih estetik, AI Eraser 2.0 untuk menghapus objek yang tidak diinginkan pada gambar, serta AI Image Extender yang mampu memperluas gambar secara pintar.
Tidak hanya itu, XOS juga menyertakan Folax AI Assistant yang bisa membantu pengguna dalam berbagai tugas sehari-hari, mulai dari menjawab pertanyaan hingga mengatur jadwal. Ada juga fitur AI untuk merangkum dokumen panjang menjadi poin-poin singkat. Infinix tampaknya ingin menghadirkan pengalaman AI langsung di tangan pengguna tanpa perlu perangkat tambahan.
Kamera Utama 50 MP dengan Sensor Sony
Di sektor fotografi, Infinix Hot 60 Pro+ dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony IMX882. Sensor ini dikenal mampu menghasilkan gambar yang tajam dengan detail yang baik, bahkan dalam kondisi minim cahaya.
Untuk kamera depan, tersedia resolusi 13 MP yang dapat merekam video hingga resolusi 2K pada 30 fps. Jika ingin stabilisasi video lebih baik, pengguna bisa menurunkan resolusi ke 1080p dengan 60 fps. Mode kamera juga beragam, termasuk night mode, portrait, panorama, vlog mode, hingga dual video yang memungkinkan merekam dengan kamera depan dan belakang secara bersamaan.
Fitur AI RAW Masterpiece Engine turut disematkan untuk memaksimalkan kualitas gambar. Hasil foto malam hari atau low-light juga terlihat cukup terang berkat optimasi perangkat lunak.
Baterai Besar dengan Pengisian Cepat
Meskipun bodinya sangat tipis, Infinix tidak mengorbankan kapasitas baterai. Hot 60 Pro+ tetap membawa baterai 5.160 mAh, yang tergolong besar untuk ukuran smartphone tipis. Untuk pengisian daya, tersedia teknologi fast charging 45W. Dari pengujian, pengisian hingga 50 persen hanya memakan waktu sekitar 22 menit, sementara pengisian penuh dapat selesai dalam 70 menit.
Infinix juga mengklaim bahwa baterai ini tahan hingga 1.800 siklus pengisian, yang setara dengan lima tahun pemakaian normal. Hal ini menjadi nilai tambah karena tidak banyak smartphone di kelas menengah yang menawarkan daya tahan baterai sepanjang ini.
Fitur Tambahan dan Audio JBL
Sebagai pelengkap, Infinix Hot 60 Pro+ juga menghadirkan berbagai fitur tambahan yang membuat pengalaman pengguna semakin kaya. Ada speaker stereo JBL dengan sertifikasi Hi-Res Audio, yang menghasilkan suara lebih jernih dan seimbang.
Fitur lain yang menarik termasuk sensor sidik jari dalam layar, NFC dengan fungsi Touch Transfer, IR blaster, serta dukungan navigasi GyroPro untuk kebutuhan gaming. Ponsel ini juga dilengkapi fitur UltraLink Free Call, yang memungkinkan panggilan suara dalam radius hingga 1,5 km tanpa koneksi internet.
Dari sisi pembaruan perangkat lunak, Infinix berkomitmen memberikan tiga kali upgrade sistem operasi Android serta pembaruan keamanan hingga lima tahun. Komitmen ini jarang ditemukan di ponsel kelas menengah, sehingga memberikan rasa aman lebih bagi konsumen.
Harga dan Pilihan
Infinix Hot 60 Pro+ resmi hadir di Indonesia dengan dua pilihan konfigurasi. Varian RAM 8 GB dan memori internal 128 GB dibanderol Rp2.599.000, sementara varian 8 GB + 256 GB dijual Rp2.799.000. Pada masa promosi, harga spesialnya bahkan lebih rendah, yaitu Rp2.469.000 untuk varian 128 GB dan Rp2.649.000 untuk varian 256 GB.
Setiap pembelian juga mendapat bonus bundling paket data Smartfren sebesar 33 GB per bulan selama 24 bulan. Pilihan warna yang tersedia cukup menarik, yakni Sleek Black, Titanium Silver, Coral Tides, dan Misty Violet.
Infinix Hot 60 Pro+ berhasil menghadirkan gebrakan di pasar smartphone kelas menengah. Dengan bodi setipis 5,95 mm, ponsel ini memegang rekor dunia sebagai smartphone layar lengkung tertipis. Namun, ketipisan itu tidak membuat Infinix mengorbankan fitur penting. Layar AMOLED berkualitas tinggi, performa andal berkat Helio G200, kamera Sony 50 MP, baterai besar 5.160 mAh, hingga speaker stereo JBL semuanya tetap hadir.
Dengan harga mulai dari Rp2,4 juta di masa promosi, perangkat ini menawarkan nilai yang sulit ditandingi. Jika Anda mencari ponsel stylish dengan desain tipis, layar indah, serta fitur lengkap tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam, Infinix Hot 60 Pro+ jelas merupakan pilihan menarik di tahun 2025.














