Info Beregam – Dalam semangat solidaritas dan kepedulian antar sesama, keluarga besar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Mutiara Cendekia Lubuk Linggau mengunjungi kediaman Bapak Mulyadi, salah satu staf senior mereka, yang baru saja mengalami musibah kebakaran. Kunjungan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025.
Musibah kebakaran tersebut terjadi pada Kamis malam, 15 Mei 2025, sekitar pukul 19.30 WIB di warung milik Bapak Mulyadi (51) yang berlokasi di Jalan SMB II, tepat di depan Terminal Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau.
Direktur Pendidikan SIT Mutiara Cendekia, Dr. H. Umar Diharja, SP, MAP menyampaikan rasa empatinya secara langsung kepada keluarga korban. “Alhamdulillah, kami telah bersilaturahmi ke kediaman Bapak Mulyadi. Ini bentuk empati kami terhadap keluarga besar kami yang sedang tertimpa musibah,” ucapnya.
Ia berharap kehadiran pihak sekolah bisa memberikan dukungan moral bagi Bapak Mulyadi dan keluarganya. “Kami doakan agar beliau sekeluarga diberikan ketabahan dan kesabaran. Kami percaya bahwa setiap ujian memiliki hikmah, dan Allah SWT akan menggantinya dengan rezeki yang lebih baik,” imbuhnya.
SIT Mutiara Cendekia juga turut memberikan bantuan sebagai wujud kepedulian terhadap musibah yang dialami. Bantuan ini dikumpulkan secara internal melalui gerakan “MC Peduli” dengan partisipasi seluruh guru dari jenjang TK hingga SMP.
Kepala SDIT Mutiara Cendekia, Adi Sucipto, S.Pd menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari dua agenda silaturahmi penting. “Hari itu kami juga mengunjungi salah satu rekan yang tengah berbahagia menyambut kelahiran anak pertama, sebelum lanjut menemui keluarga Bapak Mulyadi yang sedang mengalami ujian,” jelasnya.
Menurut Adi, Bapak Mulyadi bukan hanya seorang driver sekolah, tetapi juga bagian penting dari sejarah SIT Mutiara Cendekia sejak pertama kali berdiri. “Beliau sudah seperti keluarga bagi kami semua. Ketika kami mendapat kabar tentang kebakaran, kami sangat terkejut,” kenangnya.
“Meskipun bantuan yang kami berikan belum bisa mengganti seluruh kerugian yang dialami, kami berharap setidaknya dapat meringankan beban yang dirasakan beliau,” tambahnya.
Ia pun menutup dengan doa agar keluarga korban senantiasa dalam lindungan Allah SWT, serta diberikan pengganti yang lebih baik dari apa yang telah hilang. “Insya Allah, dari musibah ini akan muncul keberkahan yang tak terduga.”



















